Menu

1.000 HPK Butuh Peran Aktif Masyarakat

  Dibaca : 14 kali
1.000 HPK Butuh Peran Aktif Masyarakat
KERJA BERSAMA: Penyerahan kit BKB dan buku saku 1.000 HPK oleh Tino Tandaju kepada pengelola BKB di Desa Talawan Bantik.

MINUT — Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut Ir. Tino Tandaju, M.Erg didampingi Plt Kabid KS-PK Agustien Mamahit SE, M.Si menutup kegiatan Sosialisasi Materi dan KIE Proyek Prioritas Nasional (Pro-PN) di Talawaan Bantik, Minut. KIE ini memfokuskan pada pencegahan kasus stunting.

Dalam sambutan Tandaju mengatakan tugas BKKBN adalah mengambil peran dalam melaksanakan pemberdayaan keluarga (Intervensi Sensitif) dengan cara promosi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).

“Pengasuhan pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), yakni sejak saat kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, sangat penting untuk mencegah stunting atau tubuh kerdil,” kata Tandaju.

Sementara Mamahit mengatakan, tujuan dari kegiatan itu adalah menggaet peran masyarakat untuk bersama-sama menyosialisasikan 1.000 HPK melalui media-media yang sudah dibagikan.

“Kami mengharapkan bantuan dari bapak dan ibu masyarakat Desa Talawaan Bantik untuk aktif menyosialisasikan 1.000 HPK lewat media komunikasi yang sudah dibagikan dalam rangka mencegah stunting,” ujar Mamahit.

Pada kesempatan itu BKKBN Sulut memberikan bantuan  permainan BKB KIT EMAS (Eliminasi Masalah Anak Stunting) poster, stiker, dan buku saku 1.000 HPK sebagai media sosialisasi ke masyarakat.(baz/**)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional