Menu

Sah, Manado Jadi Hub Cargo Garuda ke Jepang

  Dibaca : 32 kali
Sah, Manado Jadi Hub Cargo Garuda ke Jepang
HEBAT: Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyaksikan muatan komoditas ekspor di dalam pesawat Garuda A330-200 yang akan ke Bandara Narita Jepang.

MANADO — Bertepatan dengan HUT-ke-56 Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur
Olly Dondokambey melepas ekspor perdana direct call hasil perikanan
dari Manado langsung ke Jepang. Pelepasan ekspor yang merupakan bagian
dari realisasi Manado sebagai hub cargo ke Jepang tersebut digelar di
Bandara Sam Ratulangi Manado.

Komoditas perikanan Sulut senilai 66.000 Dollar AS ini diterbangkan
pesawat Garuda Indonesia A330-200 dengan rute Jakarta-Manado-Tokyo.
Pada pengiriman perdana ini, sebanyak 6,5 ton produk perikanan Sulut
ditambah 4,5 ton dari Ambon dikirim dari Manado ke Bandara Narita di
Tokyo Jepang.

Selain hasil perikanan, turut dikirim sampel komoditas pertanian asal
Sulut sebanyak 100 kilogram berupa nanas, bawang merah, pala, dan
komoditi lainnya.

Hasil perikanan Sulut yang diekspor itu di antaranya ikan tuna yang
merupakan jenis ikan high migratory dan menjadi primadona hingga ke
mancanegara. Permintaan tuna dunia yang tinggi bahkan cenderung
membuat industri ikan tuna tetap bergairah dari tahun ke tahun.

Ekspor hasil perikanan secara langsung dari Manado ke Jepang merupakan
langkah nyata pemerintah provinsi untuk bersinergi dengan industri
pengolahan, stakeholder, instansi vertikal, serta maskapai penerbangan
untuk dapat mendistribusikan komoditas perikanan serta komoditas
lainnya ke negara tujuan secara langsung, dengan harapan akan
mengurangi biaya transportasi serta mutu yang terjaga.

“Selama ini hasil perikanan Sulut yang diekspor harus melalui Jakarta
atau Bali sehingga memakan waktu dan biaya lebih besar,” kata
Gubernur.

Karena itu, Gubernur berharap harmonisasi dan sinkronisasi ini harus
terus terpelihara untuk menjaga kontinuitas barang yang diekspor serta
transportasinya, sehingga akan memberi manfaat dan meningkatkan
perekonomian di bidang kelautan dan perikanan serta sektor lainnya.

Gubernur Olly Dondokambey optimis sejarah yang terukir di tengah
momentum HUT ke-56 Sulut ini akan terus berjalan secara
berkesinambungan sehingga membawa Sulut menjadi penghubung bagi
provinsi lain di Indonesia Bagian Timur untuk ekspor langsung
komoditas ke Jepang.

“Saya kira ini yang harus kita syukuri karena Provinsi Sulut bisa
meningkatkan hasil perikanan dari pengusaha dan para nelayan, sehingga
kegiatan ekspor perdana ini bisa berjalan dengan baik. Sekali lagi
kami ucapkan terimakasih kepada semua stakeholder yang terlibat,” kata
Olly.

Gubernur juga berharap terobosan ini akan memberikan pengaruh yang
baik dalam pembangunan sektor kemaritiman di Bumi Nyiur Melambai dan
menjadikan Provinsi Sulut sebagai daerah yang berdikari dalam ekonomi
dan menjadi pintu gerbang Indonesia di kawasan Pasifik.

“Semoga ini berjalan terus sehingga bermanfaat banyak bagi masyarakat
Sulut dan sekitarnya, dan lebih khususnya tentunya bermanfaat bagi
NKRI karena terbuka pintu baru untuk ekspor keluar daerah di luar dari
yang sudah ada selama ini. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” tambah
Olly.

Kegiatan ekspor perdana hasil perikanan dari Manado ke Jepang turut
dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw,
Sekdaprov Edwin Silangen, Kadis Perikanan dan Kelautan Sulut Tineke
Adam, jajaran Bea Cukai Sulbagtra, Balai Karantina Pertanian Manado,
PT Angkasa Pura I Manado dan pimpinan PT Garuda Indonesia
Airlines.(baz)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional