Menu

Akhir Tahun Waspada Pekerjaan Fisik Asal-asalan

  Dibaca : 13 kali
Akhir Tahun Waspada Pekerjaan Fisik Asal-asalan
WASPADA: Antisipasi pekerjaan asal jadi jelang akhir tahun anggaran, harus dibarengi dengan peningkatan pengawasan ketat.

BOROKO — Beberapa bulan lagi tahun anggaran 2020 akan segera berakhir.
Sejumlah program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut bidang
infrastruktur terus dipacu penyelesaian pekerjaannya. Hal ini pun
memantik tanggapan sejumlah pemerhati pembangunan di Bolmut.

Memasuki akhir tahun anggaran ini, khusus untuk program fisik, sangat
rentan dengan adanya hasil pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan
atau asal jadi. “Kita ketahui bersama, ada sejumlah program
pembangunan pemerintah daerah yang saat ini terus dipacu penyelesaian
pekerjaannya. Jangan sampai hanya karena dikejar waktu, lantas hasil
fisiknya pun tidak sesuai dengan perencanaan,” ujar salah satu
pemerhati Bolmut, Ramses Sondak, kepada harian ini kemarin.

Menurutnya, ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Bolmut untuk
dapat meningkatkan pengawasan di lapangan dan lebih selektif lagi
dalam proses pencairan anggaran. “Mengantisipasi adanya pekerjaan yang
tidak sesuai spek di tahun ini, harus dibarengi dengan peningkatan
pengawasan. Jika ini tidak dilakukan, maka pemerintah daerah yang akan
dirugikan dan dampaknya pun sampai kepada masyarakat,” sebutnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Bolmut Drs Hi Depri Pontoh, berjanji akan
tetap tegas dan selektif mengawasi seluruh proyek pembangunan yang
sampai saat ini terus dikebut penyelesaiannya oleh pihak ketiga.

“Tak henti-hentinya saya tegaskan kepada seluruh pimpinan SKPD untuk
lebih tingkatkan pengawasan. Jangan ada yang berani ambil risiko
terkait pesoalan pencairan anggaran proyek yang tidak sesuai spek atau
perencanaan. Jika tetap saja dilanggar, maka harus siap tanggung
risiko yang bisa berujung hingga  ke ranah hukum,” tegasnya.

Dikatakannya lagi, untuk pembayaran proyek harus sesuai dengan hasil
pekerjaan di lapangan. Untuk itu, orang nomor satu di Bolmut ini
berharap agar seluruh proyek di daerah tersebut dapat dituntaskan
tepat waktu serta terus dipantau untuk menghindari terjadinya
penyimpangan.

“Pada prisipnya untuk pembayaran hasil kerja pihak ketiga, harus
berdasarkan dengan volume pekerjaan yang diselesaikannya,” pungkas
Depri.(pju)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional