Menu

Kubangan Jalan Trans Karakelang di Desa Dapihe Disorot

  Dibaca : 65 kali
Kubangan Jalan Trans Karakelang di Desa Dapihe Disorot
KUBANGAN: Tampak kendaraan saat melewati kubangan air di jalan trans Karakelang.

Kinerja Pemerintah Kecamatan dan Desa Dipertanyakan

indopostmanado.com, Talaud — Rusaknya jalan trans Karakelang di Desa Dapihe mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Mengapa tidak, jalan tersebut terkesan dibiarkan. Sehingga sudah sekira 3 bulan jalan utama ini rusak dan berlubang, apalagi jika hujan turun maka genangan air sangat tinggi.

” Kami sebagai warga Dapihe Kecamatan Tampan’Amma sangat terganggu rusaknya jalan utama di Desa Dapihe,” koar Belsion Pusut, warga Desa Dapihe.

Menurut Pusut, rusaknya jalan trans karakelang di Desa Dapihe ini sangat mengganggu aktivitas warga yang sebagian besar sebagai petani dan hendak menjual hasil tani ke pusat niaga di Kecamatan Beo.

Kecaman juga datang dari warga Dapalan Kecamatan Tampan’Amma, David Ratulangi. Dirinya sangat kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kecamatan Tampan’Amma dan Pemerintah Desa Dapihe.

Karena sejak rusaknya jalan sekira 3 bulan, pemerintah kecamatan dan desa terkait terkesan tidak mau peduli atas rusaknya jalan dimaksud.

” Kami sebagai warga disekitar, sangat terganggu dengan rusaknya jalan utama dan menghambat aktivitas sehari-hari,” ketus Ratulangi.

Dirinya berharap pemerintah kecamatan dan desa, kiranya segera melakukan tindakan perbaikan jalan. Agar masyarakat yang melewati jalan tersebut tidak terganggu.

” Coba lihat, jalan ini sama dengan kubangan dan becek. Betul-betul sangat mengganggu,” paparnya. (JASMAN)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional