Menu

Ibadah Natal-Tahun Baru di Rumah Saja

  Dibaca : 43 kali
Ibadah Natal-Tahun Baru di Rumah Saja
Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina

GMIM Keluarkan Surat Edaran ke Gereja-gereja

TOMOHON – Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) bakal beribadah melalui live streaming atau pengeras suara. Hal ini menyusul surat pemberitahuan dari Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM nomor K.1695/PPD.VII/12-2020 tertanggal 22 Desember 2020.

Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina mengatakan, di tengah suasana sukacita menyambut Perayaan Natal Yesus Kristus tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, diyakini bahwa pertolongan dan perlindungan-Nya terus menyertai dan menuntun seluruh komponen GMIM.

“Dalam menghadapi pergumulan pandemi COVID-19 yang membuat situasi dan kondisi dari perayaan ini berbeda dari tahun sebelumnya,” kata Arina, dikutip dari surat edaran.

Ia menjelaskan, pelaksanaan ibadah perayaan malam Natal Yesus Kristus tanggal 24 Desember 2020 hingga ibadah tahun baru 2 Januari 2021 diilaksanakan di Gedung Gereja dengan kehadiran dibatasi.

“Hanya Pelayan Khusus serta perangkat pelayanan jemaat yang hadir langsung ke gereja. Namun wajib mematuhi prosedur tetap kesehatan,” ujar Arina.

Untuk pelayanan ibadah bagi anggota jemaat, lanjut Arina melalui live streaming dan atau pengeras suara yang diikuti dari rumah masing-masing. “Hal-hal teknis lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah-ibadah ini diatur oleh Badan Pekerja Majelis Jemaat,” beber Arina.

Lanjutnya, pelayanan ibadah sakramen baptisan dilaksanakan dalam suatu ibadah khusus.Pelayanan Baptisan yang hanya dihadiri oleh seorang pendeta sebagai khadim, pelayan khusus kolom setempat, BPMJ yang bertugas, orang tua dan saksi baptisan. “Tidak dilaksanakan dalam jam yang sama jika pelayanan sakramen baptisanertepatan dengan hari Natal Yesus Kristus atau Tahun Baru,” imbau Arina.

Ia mengapresiasi segala bentuk upaya dari warga GMIM yang telah dilakukan selama ini untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. “Kami terus mengingatkan agar dalam memaknai perayaan Gerejawi ini kita hanya merayakan bersama keluargadi rumahdan tidak melakukan open house serta kegiatan yang mengumpulkan banyak orang,” pinta Arina.

Ia menambahkan, sebagai tanggung jawab iman orang percaya, semua diajak untuk tetap mematuhi segala aturan dan imbauan baik Gereja dan Pemerintah untuk mencegah dan mengatasi penyebaran COVID-19. “Dalam keyakinan iman kepada Yesus Kristus segala keterbatasan oleh karena pandemi COVID-19 tidak akan mengurangi makna yang sesungguhnya dari perayaan Gerejawi ini melainkan akan semakin menguatkan kita untuk tetap taat dan setia kepada-Nya,” kunci Arina. (elk/zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional