Menu

Polisi Tetapkan 1 TSK Kasus Giat Dero dan Pengrusakan Mobil

  Dibaca : 44 kali
Polisi Tetapkan 1 TSK Kasus Giat Dero dan Pengrusakan Mobil

Indopostmanado.com, Talaud – Penanganan laporan kasus pengrusakan mobil Kapolsek Beo, IPDA. Johan Atang SH kini menemui titik terang.

Pasalnya, kasus yang berawal karena Goyang Dero di Desa Rusoh, Jumat(25/12/20) lalu yang melanggar Protap COVID-19 berujung ricuh dan mengakibatkan pelemparan mobil milik Kapolsek Beo tersebut.

” Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi terkait kasus tersebut,” ungkap Kapolres Talaud melalui Kasatreskrim, IPTU. Ricky Dermawan S.Tr.K kepada media ini, Selasa(5/01/2021) siang tadi.

Lanjutnya, sesuai hasil pemeriksaan pihaknya sudah menetapkan 1 orang Tersangka(TSK) yang merupakan penanggungjawab kegiatan Goyang Dero(Babaris) dan TSK pelaku pengrusakan mobil Kapolsek Beo.

Diketahui, penetapan 1 orang TSK yakni JN alias Nabi(48) warga petani asal Desa Rusoh Kecamatan Beo Selatan. Selaku Penanggung jawab kegiatan Goyang Dero yang tidak mengindahkan larangan aparat terkait pencegahan penularan COVID-19.

Sedangkan TSK satunya yakni VB alias Bawelle juga warga Desa Rusoh terjerat dengan pasal pengrusakan mobil dan sudah dilakukan pemeriksaan 2 orang saksi terkait kasus dikmaksud. Namun untuk Pengerusakan Mobil kini belum ada yang ditetapkan sebagai TSK.

Menurut Ricky, hasil pemeriksaan 2 orang saksi kasus perusakan mobil di depan Gereja Nazaret Rusoh. Menuturkan melihat langsung pelaku VB melakukan pengrusakan mobil milik Kapolsek Beo dengan cara melemparkan batu ke arah kaca depan mobil sebanyak 3 kali.

” Saat ini pelaku VB sudah diamankan di tahanan Polres Talaud. Setelah sebelumnya sempat melarikan diri dan akhirnya Tim Resmob Polres Talaud lakukan pengejaran dan penangkapan di wilayah pekuburan umum Desa Rusoh,(29/12/20) lalu,” jelas Kasat. (Jasman)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional