Menu

Dinas Kominfo Sitaro Terus Lakukan Publikasi

  Dibaca : 62 kali
Dinas Kominfo Sitaro Terus Lakukan Publikasi
SITARO — Upaya pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan, kian getol dilakukan. Hal ini terlihat dari pelaksanaan publikasi yang terus dilakukan oleh tim dari Dinas Komunikasi dan Informasi bersama dengan gabungan TNI Polri. Kepada Indo Post Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sitaro, Jacson Baginda SST, mengatakan, pelaksanaan publikasi tentang imbauan pemerintah daerah sebagaimana surat edaran Bupati kepulauan Sitaro Nomor 01/SE/I-2021, memang menjadi hal penting untuk dilakukan, mengingat saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif kian meningkat. “Kasus positif COVID-19 kian meningkat, dan kami selaku SKPD yang berhubungan langsung dengan informasi, akan terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang apa yang jadi imbauan pimpinan daerah terkait dengan upaya yang dilakukan guna memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona ini,” kata Baginda. Lebih lanjut lagi ia mengatakan, dengan meningkatnya kasus terkonfirmasi di negeri 47 pulau, maka lewat surat edaran bupati ini, masyarakat diminta untuk lebih taat lagi terhadap setiap protokol kesehatan yang ada. “Hal lain yang tak kalah penting untuk dipublikasikan sebagaimana isi surat edaran adalah mulai tanggal 11 Januari kemarin, aktivitas masyarakat di luar rumah dilaksanakan hanya sampai pukul 20.00 atau jam 8 malam,” tuturnya. Selain itu, lanjut dia, toko, warung, dan rumah makan hanya diizinkan beroperasi hingga pukul 18.00 atau jam 6 sore, hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir kerumunan atau perkumpulan yang sering terjadi dimalam hari. “Jadi akan ada sweeping oleh petugas gabungan terkait pemberlakuan jam malam ini, di lokasi yang dinilai menjadi tempat perkumpulan orang banyak,” ujarnya. Disisi lain dirinya pun tak menampik jika dengan dikeluarkannya surat edaran bupati ini, akan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. “Perlu dipahami bahwa, pemberlakuan pembatasan kegiatan sebagaimana surat edaran bupati ini, adalah semata-mata bertujuan untuk kebaikan rakyat itu sendiri,” sebutnya. “Tak ada sedikit pun niat dari pemerintah untuk menyusahkan rakyatnya,” tambahnya. Dikatakannya lagi, jika melihat isi surat edaran tersebut, pemerintah hanya meminta rakyatnya untuk patuh selama kurang lebih dua minggu, untuk sama-sama bersama dengan pemerintah memutuskan Pandemi COVID-19 di Sitaro. “Jika kita semua mampu patuh terhadap imbauan yang tertuang dalam surat edaran bupati tersebut, maka bisa bukan tidak mungkin Kabupaten Sitaro akan kembali nihil kasus positif COVID-19,” tuturnya. Oleh karena itu, dirinya pun berharap agar semua masyarakat dapat patuh pada aturan yang dibuat sebagaimana yang tertuang dalam edaran bupati. “Kepatuhan kita pada protokol kesehatan serta beberapa imbauan yang tertuang dalam surat edaran bupati, adalah vaksin COVID-19 itu sendiri. Karena ketika kita patuh dan taat maka sudah pasti kita aman,” tutupnya. (gus)
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional