Menu

Vaksinasi COVID-19 di Sulut Action

  Dibaca : 11 kali
Vaksinasi COVID-19 di Sulut Action
SIAP: Rapat Optimalisasi Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 Provinsi Sulut yang dipimpin Sekdaprov Edwin Silangen.

Tahap Awal Manado dan Tomohon

MANADO — Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin COVID-19 Sinovac. Vaksinasi perdana kepada Presiden itu digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/01/21). Keputusan ini diambil Presiden Jokowi guna meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman.

Sementara untuk Provinsi Sulut, launching vaksinasi akan dilaksanakan pada Jumat, 15 Januari 2021, di Rumah Sakit Lapangan COVID-19 Kita Waya Manado. Sebagai penerima awal vaksin adalah Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Forkopimda.

Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dalam Rapat Optimalisasi Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 di Provinsi Sulut secara virtual di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur Sulut, Rabu (13/01/21) memaparkan kondisi terkini pandemi COVID-19 di Provinsi Sulut.

Pada kesempatan itu, Silangen menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini akan semakin menyatukan pemahaman, tekad dan komitmen semua stakeholder dalam menangani dan mengendalikan pandemi COVID-19 di Sulut.

Diketahui, berdasarkan data terkini (12 Januari 2021), kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulut berjumlah 10.687, dengan rincian: 7.774 kasus sembuh, 343 meninggal dan 2.570 kasus aktif dalam perawatan/pemantauan.

Melihat data epidemiologis itu, berarti angka kesembuhan mencapai 72,74% dan angka fatalitas sebesar 3,20%.

Silangen menerangkan bahwa berdasarkan perkembangan peta zonasi risiko dalam 3 minggu terakhir ini juga membaik. Pertambahan jumlah kasus harian pun semakin sedikit.

“Namun kiranya ini tidak membuat kita kendor dalam pelaksanaan tugas-tugas kita untuk terus optimal dalam penanganan pandemi COVID-19 di Sulawesi Utara,” katanya.

“Kegiatan Tracing, Testing, Treatment, serta Isolasi harus tetap optimal kita lakukan. Laboratorium RT PCR di Sulawesi Utara harus  optimal pengelolaan dan penggunaannya,” sambungnya.

Lanjut Silangen, upaya-upaya antisipasi penyebaran dan kenaikan kasus harus semakin intens. Hal ini dapat dilakukan dengan sejumlah rencana. Di antaranya :

Pertama, kabupaten/kota harus menambah ruang isolasi sebanyak 30% dari existing sekarang;

Kedua, perlu adanya penambahan ruangan dan SDM untuk perawatan di ruang intensif (ICU COVID-19);

Ketiga, disiplin penegakkan 3M harus diperketat;

Keempat, kegiatan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) harus diperluas.

Selanjutnya, terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19, Silangen optimis pelaksanaan vaksinasi di Sulut berjalan sebagaimana yang telah direncanakan dan diharapkan bersama.

Adapun vaksin COVID-19 sudah tiba di Sulut sebanyak 23.670 dosis, dan akan didistribusi ke-2 kota (Tomohon dan Manado) sesuai dengan surat dari Direktur Jenderal Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor SR.02.06/II/80/2021 tertanggal 8 Januari 2021 terkait distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Vaksinasi tahap awal akan dilaksanakan di 2 kota ini, 10 sampai dengan 12 hari selanjutnya dilaksanakan di 13 kabupaten/kota. (baz/hbm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional