Menu

Pemadaman Listrik Total Teror Wilayah Tagulandang

  Dibaca : 44 kali
Pemadaman Listrik Total Teror Wilayah Tagulandang

Dipicu Pasokan BBM Terbatas

SITARO — Dikarenakan mulai habisnya stok BBM, mulai Kamis (14/1/21) kemarin, Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Tagulandang, akan melakukan pengurangan jam nyala selama 7 jam yakni mulai pukul 09.00-16.00 Wita. Hal ini diungkapkan Manager PLN ULP Tagulandang, Marthen Ering. “Estimasi nyala untuk stok BBM saat ini hanya bisa bertahan selama dua hari, dan untuk mengantisipasi pemadaman karena total karena BBM habis, maka kebijakan padam selama 7 harus kita ambil,” kata Ering. Lebih lanjut, pengurangan jam nyala tersebut akan berlangsung sampai Kapal droping BBM tiba di Tagulandang. “Jika sampai hari Sabtu kapal pengangkut BBM belum tiba di Tagulandang, maka mesin PLN Tagulandang sudah tidak bisa beroperasi lagi. alias mati total seluruh aliran listrik di pulau Tagulandang,” bebernya. Dan untuk jumat besok (hari ini, red), sambung dia, akan dilakukan pemadaman total di seluruh pulau Tagulandang. “Momen pemadaman total karena stock BBM ini, akan kita pakai guna membersihkan jaringan listrik, supaya ketika semuanya berjalan normal, intensitas pemadaman karena pemeliharaan jaringan bisa berkurang,” tuturnya. Disinggung soal alasan keterlambatan kapal pengangkut BBM masuk Tagulandang, dia mengatakan, pihak sudah sejak beberapa minggu yang lalu, saat kondisi BBM mulai menipis telah mengorder  BBM untuk PLN ULP Tagulandang, dan langsung mendapat respon positif dari pihak penyalur. “Jatah BBM untuk PLN Tagulandang sudah ada dikapal, namun karena kondisi BBM di PLN Talaud sudah sangat kritis, jadi kapal tersebut terlebih dahulu mengantar BBM ke Talaud,” terang Ering. Dan BBM untuk PLN Tagulandang, sambung Ering, nanti akan di lakukan pembongkaran sekembalinya kapal tersebut dari Talaud. “Seharusnya Jumat besok(hari ini, red) kapal tersebut sudah sandar di Tagulandang, setelah mengantar BBM PLN Talaud,” sebutnya. Akan tetapi lanjutnya lagi, dari informasi yang kami terima dari pihak kapal tersebut, kondisi cuaca di Talaud tidak memungkinkan untuk dilakukan pelayaran. “Alasan lainnya adalah kapal mengalami sedikit trouble,” ujarnya. Dikatakannya lagi, dari hasil koordinasi dengan pihak kapal, bahwa akan ada kapal pengganti yang akan mengantar BBM ke wilayah Sitaro dari pelabuhan Bitung. “Semoga saja hari sabtu pagi(besok, red)sudah ada di Tagulandang, sehingga kita bisa terhindar dari pemadaman total,” kuncinya, sembari berharap pengertian dari seluruh pelanggan PLN ULP Tagulandang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sekadar diketahui, dalam sehari pemakaian BBM di PLN ULP Tagulandang mencapai 7.000 Kilo liter. (gus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional