Menu

Petani Perkosa Perempuan Mapanget, Diancam dengan Senjata Tajam

  Dibaca : 30 kali
Petani Perkosa Perempuan Mapanget, Diancam dengan Senjata Tajam
DIRINGKUS: Pelaku tak berkutik setelah diamankan Tim Paniki.

MANADO – Tim Paniki Polresta Manado berhasil meringkus lelaki berinisial NZR alias Nofri (23), warga Kelurahan Bailang, Lingkungan II, Kecamatan Bunaken. Pasalnya, petani ini merupakan pelaku kenakalan terhadap orang atau barang terhadap perempuan sebut saja Mawar (20), warga Kecamatan Mapanget. Penangkapan itu terjadi di rumah pelaku, sekira pukul 00.45 Wita, Jumat (12/2/21). Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Thommy Aruan, menerangkan berdasarkan keterangan korban Mawar, yang mana pelaku dan korban tidak saling kenal. Mereka berdua tidak mempunyai hubungan apapun.”Mereka berkenalan lewat media sosial (medsos). Kemudian sekira pukul 21.00 Wita, Selasa (2/2/21) lalu, pelaku mengajak korban untuk bertemu di rumah korban. Setelah keduanya bertemu, pelaku membujuk korban untuk masuk ke dalam kamar,” ujar Aruan, Minggu (14/2/21) kemarin. Lanjut perwira berpangkat satu melati itu, selang berapa lama pelaku mengeluarkan sebilah pisau jenis badik dan mengancam korban agar membuka pakaiannya.”Setelah itu pelaku menyetubuhi korban. Usai aksinya dilakukan pelaku langsung meninggalkan korban di lokasi kejadian,” katanya.Sedangkan orang tua korban LOM alias Lesli (51), yang tidak terima melaporkan kejadian itu ke Polresta Manado. Berdasarkan laporan Nomor: STLLP/201/II/2021/SPKT/RESTA MANADO. Tim Paniki Polresta Manado melakukan penyelidikan terhadap pelaku. “Setelah Tim mendapati identitas dari pelaku. Kemudian sekira pukul 00.45 Wita, Jumat (12/2/21) , Tim Paniki berhasil mengamankan pelaku di kediamannya. Pelaku pun diamankan di Polresta Manado untuk diproses lebih lanjut,” pungkas mantan Kapolsek Sario itu. (ndy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional