Menu

MK Tolak Gugatan AMA-UKP dan SB-RG, SSM-OPPO ‘Dua Kali Menang’ Secara Politik dan Hukum

  Dibaca : 27 kali
MK Tolak Gugatan AMA-UKP dan SB-RG, SSM-OPPO ‘Dua Kali Menang’ Secara Politik dan Hukum
Sam Sachrul Mamonto-Oskar Manoppo

IPBOLTIM- Pasangan Sam Sachrul Mamonto-Oskar Manoppo (SSM-OPPO) dua kali menang dalam Pilkada Tahun 2020. Hal itu dibuktikan pasangan dengan jargon Boltim Bersinar ini setelah berhasil meraih suara terbanyak atau secara Politik pada Pemilihan serentak tanggal 9 Desember dan kembali menang pada putusan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Pada tanggal 17 Kemarin, MK telah menggelar sidang pengucapan putusan perkara nomor 111/PHP.BUP-XIX/2021 dan perkara nomor 119/PHP.BUP-XIX/2021. Hasilnya, MK menyatakan tidak dapat menerima permohonan pemohon atas perkara yang dimohonkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur, Suhendro Boroma-Rusdi Gumalangit (SB-RG) dan Amalia Ramadhan Sehan Landjar-Uyun Kunaefi Pangalima (AMA-UKP).

Menanggapi hal itu, Bupati Boltim terpilih, Sam Sachrul Mamonto menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada MK yang sudah memutus perkara tersebut dengan seadil-adilnya. Selain itu, Papa Icat sapaan akrab Sachrul juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boltim dan jajaran yang sudah melaksanakan tugas penyelenggara dan pengawasan Pemilu dengan baik dan profesional.

“Terima kasih juga kepada seluruh rakyat Bolaang Mongondow Timur yang turut berpartisipasi pada Pilkada. Ucapan terima kasih, syukur moanto, juga kepada masyarakat yang telah memilih dan memenangkan pasangan Sachrul-Oskar. Ini adalah kemenangan kita bersama,” kata Alul sapaan akrab Papa Icat.

Menurut mantan Ketua DPRD Boltim ini, semua proses Pilkada Boltim sudah selesai sejak 9 Desember lalu. Namun karena ada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mengajukan gugatan di MK, maka proses Pilkada masih berlanjut dan baru ada putusannya.

“Sebenarnya Pilkada sudah selesai sejak 9 Desember. Tapi ada calon yang tidak bisa menerima kekalahan sehingga masih menggugat di MK. Ini adalah pembelajaran politik bagi kita semua. Ketika bertarung di Pilkada, maka harus siap menang dan siap kalah. Ketika masih menggugat (hasil Pilkada) lagi, maka ini menandakan bahwa tidak siap menerima kekalahan,” ujarnya.

Gugatan di MK yang diajukan pasangan AMA-UKP dan SB-RG lanjutnya, justru hanya menciptakan ruang dan jarak di masyarakat terutama yang berbeda pilihan pada Pilkada 9 Desember lalu.

“Pak Suhendro dan Amalia belum matang dalam berpolitik. Gugatan hanya menciptakan ruang dan jarak di tingkatan masyarakat. Kasihan masyarakat lebih terkotak-kotak. Jika sudah mengakui kekalahan sejak penetapan calon peraih suara terbanyak di KPU, maka saat ini sudah bisa rekonsiliasi. Tapi yang terjadi sekarang justru masyarakat terkotak-kotak. Ini karena adanya gugatan di MK ditambah dengan opini lain yang diciptakan masyarakat yang tidak memilih Sachrul-Oskar,” jelasnya.

Wakil Bupati terpilih Oskar Manoppo juga menyampaikan hal yang sama. Kata Papa Zaki sapaan akran Oskar, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada MK, KPU dan Bawaslu serta seluruh masyarakat Boltim.

“Sekarang mari kita bergadengan tangan untuk kebaikan Daerah yang kita cintai ini. Mari kita bersama-sama membangun Boltim lebih baik kedepan dan Bersinar. Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh Masyarakat Kabupaten Boltim,” jelasnya. (gry)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional