Menu

Oknum Kapitalau Catut Nama Ketua Dewan dan Kadis Terkait ‘Penyegelan’ BLT

  Dibaca : 49 kali
Oknum Kapitalau Catut Nama Ketua Dewan dan Kadis Terkait ‘Penyegelan’ BLT

IPSITARO — Kabar soal sorotan terhadap kinerja oknum Kapitalau (baca: Kepala Desa) di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), sehubungan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), mulai terkuak.

Hasil penelusuran Indo Post, persoalan ini terjadi di Kampung Kiawang, Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut).

Diketahui, oknum Kapitalau setempat LH alias Lolita, enggan menyalurkan BLT kepada belasan penerima.

Menariknya, dalam sebuah rekaman yang diterima wartawan media ini, Kapitalau mencatut nama Ketua DPRD Sitaro, Djon P Janis dan Kepala Dinas (Kadis) guna memuluskan aksinya (menyegel BLT).

“Ketua Dewan bilang semua merupakan kewenangan Kapitalau. Jadi kita sementara menimbang-nimbang apakah mo kase pa ngoni atau mo ganti (Ketua dewan berkata, semua kewenangan kepala desa. Jadi saya sementara mempertimbangkan apakah BLT ini saya berikan kepada kalian atau diberikan ke orang lain),” beber Kapitalau sebagaimana termuat dalam rekaman.

Tidak kalah menarik pula, dalam rekaman tersebut tersirat bahwa kebijakan menahan BLT tersebut karena para penerima tidak sejalan dalam hal pilihan politik di Pilkada lalu.

“Ngoni kwa selama ini nyanada iko kita pe mau (Kalian selama ini tidak ikut kemauan saya),” ujarnya.

Terkait dengan protes penerima yang menolak hak politiknya diintervensi orang lain sebagaimana termuat dalam rekaman, Kapitalau berkila jika hal itu merupakan instruksi secara tersirat dari pemerintah pusat.

“Ngoni kan so tahu kalau pemerintah dari pusat sampe ke desa bagitu depe petunjuk (Kalian kan sudah tahu kalau pemerintah mulai dari pusat sampai ke desa petunjuknya demikian),” timpalnya.

Ketua Komisi I DPRD Sitaro Evenson Liempepas, dikonfirmasi usai rapat dengar pendapat perihal persoalan ini, tampak menyayangkan tindakan Kapitalau Kiawang yang mencatut nama Ketua DPRD dan Kepala Dinas guna memuluskan kebijakan tak manusiawi itu.

“Saya yakin teman-teman eksekutif maupun di legislatif tidak ada yang seperti itu. Apalagi kalau sampai intervensi penyaluran bantuan,” tegas Liempepas.

Ia juga meminta Kapitalau Kiawang untuk tidak sesuka hati mencatut nama orang lain dalam kebijakan seperti ini.

“Ini tentunya akan sangat berbahaya, karena bisa bermuara pada pencemaran nama baik,” ungkapnya.

Namun, ia berharap persoalan ini tidak akan melebar, apalagi kalau sampai ke ranah hukum karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.

“Sebaliknya justru selaku representasi masyarakat, saya mengimbau Kapitalau untuk segera menyalurkan BLT kepada penerima sebagaimana yang sudah tercantum dalam daftar,” imbaunya.

“Sudahlah, jangan lagi bawa-bawa BLT ke ranah politik, karena pada dasarnya dana BLT tidak bersumber dari Parpol, tapi dari uang rakyat yang dikumpul lewat pajak,” kuncinya.

Sekadar diketahui, hingga berita ini dipublis, belasan penerima BLT belum menerima hak mereka. Sementara, penerima lainnya sudah dicairkan sejak tahun lalu.

***Gustap Pansing

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional