Menu

Cegah Teroris di Perbatasan, Lanal Melonguane Kerahkan Pasukan SFQR

  Dibaca : 18 kali
Cegah Teroris di Perbatasan, Lanal Melonguane Kerahkan Pasukan SFQR

indopostmanado.com, TALAUD – Demi mencegah aksi dan penyebaran radikalisme dan terorisme serta berbagai gangguan dan ancaman di wilayah perbatasan, Lanal Melonguane laksanakan patroli di laut menggunakan KAL, Parkamla/Searider.

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan Tim SFQR Darat untuk melaksanakan patroli berkendaraan roda empat dan roda dua. Tim SFQR Darat yang merupakan tim gabungan dari unsur intelijen, Polisi Militer, Kesehatan dalam melaksanakan patroli di sepanjang Pulau Karakelang.

” Kami laksanakan patroli di tempat-tempat ibadah (gereja) untuk melaksanakan pengamanan dan upaya penangkalan terhadap berbagai potensi gangguan dan ancaman terhadap kerukunan hidup beragama di wilayah perbatasan di ujung utara wilayah NKRI ini,” ujar Danlanal Melonguane, Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T.M.r.Hanla kepada awak media.

Lanjutnya, pengamanan ini diperketat pasca kejadian bom bunuh diri di Makassar pada Minggu pagi tanggal 28 Maret 2021. Perlu diantisipasi dan ditindaklanjuti agar tidak terjadi di wilayah Kepulauan Talaud.

Patroli darat ini bertujuan untuk mencegah berbagai kemungkinan potensi dampak negatif lainnya yang dapat mengganggu/mengancam keamanan dan keselamatan masyarakat luas, merusak kerukunan hidup beragama, merusak ke-bhinekaan dan jiwa toleransi yang telah tinggi tertanam dalam masyarakat Talaud.

” Kita tidak boleh takut dengan terorisme, karena tujuan utama dari kelompok teroris tersebut adalah memang untuk menciptakan dan menebarkan ketakutan dan kecemasan di masyarakat luas. Kita juga harus tetap selalu waspada dan antisipatif terhadap perkembangan situasi global, regional dan nasional serta mampu memprediksi apa dan bagaimana dampaknya bagi wilayah kita,” pungkas Danlanal.

Pamen berpangkat Letkol Marinir yang sebelumnya berdinas di Mabesal ini mengimbau masyarakat Talaud agar tetap tenang dalam menyikapi kejadian yang terjadi di wilayah lain di Indonesia.

Tetap menjaga kerukunan dan toleransi hidup beragama, menjaga ke-bhinekaan, tidak mudah terpecah belah atau terprovokasi oleh pihak-pihak luar yang mempunyai tujuan tertentu yang dapat mengganggu keamanan dan kedamaian di Bumi Porodisa ini. Junjung tinggi Bhineka Tunggal Ika, NKRI Harga Mati. (Jasman)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional