Menu

Oknum Kepsek di Talaud Tersandung Korupsi

  Dibaca : 19 kali
Oknum Kepsek di Talaud Tersandung Korupsi
PASRAH: Pelaku saat hendak dialihkan ke Lapas untuk proses lebih lanjut.

TALAUD — Kasus penyelewengan uang negara dengan memanfaatkan jabatan kembali terjadi, dan kali ini di Kabupaten Talaud. Oknum HB (44) yang notabene adalah seorang ASN di bumi Porodisa (baca: Talaud), kini harus berhadapan dengan masalah hukum. Kabar teranyar menyebutkan, kasus ini kini sudah bergulir di tahap II. “Tersangka bersama barang bukti sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Beo,” kata Kanit Tipikor Aiptu Marco Agimat SH di dampingi anggota unit Aipda Julius Kalungan SH dan Briptu Okrianto Nae SH. Ia menambahkan, Tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Untuk ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegasnya sembari mengingatkan para pejabat untuk tidak salah menggunakan jabatan. “Tidak sedikit contoh kasus seperti ini, oleh karena itu selaku bagian penegak hukum, saya berharap kita akan belajar dari kasus-kasus yang sudah terjadi,” ujarnya. “Pastinya, kita tidak akan pernah tolerir dengan hal-hal yang berseberangan dengan ketentuan,” tegasnya. Sekadar diketahui, HB terjerat pidana korupsi dana Bansos Unit Sekolah Baru (USB) di SMA Negeri Beo tahun 2013 senilai Rp2.350.000.0000 Dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud RI. Belakangan diketahui, pekerjaan dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi. Hal ini menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara sebesar Rp335.200.000,-. Hal inilah yang kemudian menyebabkan HB yang kalah itu adalah Kepala Sekolah, digiring ke Kejaksaan. (jas)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional