Menu

Sucipto: Lanal Terapkan “Jam Komandan” dalam Mencegah Faham Radikalisme dan Terorisme

  Dibaca : 33 kali
Sucipto: Lanal Terapkan “Jam Komandan” dalam Mencegah Faham Radikalisme dan Terorisme

indopostmanado.com, TALAUD — Memerangi aksi penyebaran faham radikalisme dan terorisme di wilayah perbatasan NKRI di Kabupaten Kepulauan Talaud, Lanal Melonguane menerapkan “Jam Komandan” baik secara Tatap Muka maupun Vicon kepada seluruh Prajurit dan Jalasenastri.

Program tersebut merupakan bentuk sigap Lanal Melonguane dalam menyikapi beberapa kejadian aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. Selain itu, juga meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

” Sebagai bentuk pencegahan, giat Jam Komandan yakni tatap muka/vicon adalah cara jitu menangkal penyebaran faham radikalisme dan terorisme di wilayah perbatasan Talaud,” ungkap Danlanal, Letkol Marinir Adi Sucipto, S.T., M.Tr.Hanla saat memberikan arahan di aula lapangan tembak Mako Lanal Melonguane, lalu.

Menurut Danlanal, pihaknya juga meningkatkan pengamanan internal di kesatuan yang dipimpinnya, meningkatkan kesiapsiagaan operasional dengan cara melaksanakan berbagai latihan, menyiapkan berbagai alutsista yang dimiliki serta melaksanakan program-program pencegahan penyebaran faham radikalisme dan terorisme di lingkungan kesatuan yang dipimpinnya.

Salah satu bentuk program pencegahan penyebaran faham radikalisme dan terorisme di lingkungan Lanal Melonguane, Pamen berpangkat Letkol Marinir alumni Akademi TNI Angkatan Laut tahun 2000 ini memberikan pengarahan khusus kepada seluruh prajurit dan Jalasenastri baik secara tatap muka secara langsung bagi yang berada di Mako Lanal Melonguane maupun secara vicon kepada prajuritnya yang berada di Posal/Posmat serta Jalasenastri yang tidak tinggal di Melonguane.

Diketahui, Jam Komandan tersebut khusus mengupas tentang apa dan bagaimana faham radikalisme/terorisme yang ada di Indonesia, apa bahayanya bagi negara Indonesia, TNI/TNI Angkatan Laut maupun bagi diri prajurit dan keluarga.

Sucipto menambahkan, tujuan dari pengarahan atau Jam Komandan tersebut adalah agar seluruh prajurit maupun Jalasenastri di lingkungan Lanal Melonguane tidak ada yang terpengaruh atau terpapar oleh faham radikalisme dan atau terorisme.

Dimana, pemberian pemahaman tentang Jati Diri Prajurit TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional kepada seluruh prajuritnya juga dilakukan agar seluruh prajurit yang dipimpinnya menyadari betul akan jati dirinya, termasuk bertugas demi kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras, golongan dan agama.

Jam Komandan yang juga dilaksanakan melalui vicon kepada ibu-ibu Jalasenastri yang tidak tinggal di Melonguane dilaksanakan agar keluarga para prajurit yang berada tinggal jauh dan terpisah dari suami juga terjaga sehingga terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif termasuk radikalisme dan atau terorisme.

Danlanal Melonguane menyampaikan terima kasih dan apresiasinya yang tinggi bagi seluruh prajurit dan Jalasenastri di lingkungan Lanal Melonguane, khususnya yang berada jauh dari Melonguane namun tetap mengikuti pengarahan tersebut dengan baik. Ia mengharapkan dengan berbagai program maupun seringnya memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan Jalasenastri di jajarannya baik secara formal maupun nonformal dapat benar-benar mencegah masuknya pengaruh-pengaruh buruk dari luar termasuk faham radikalisme dan atau terorisme pada para prajurit, Jalasenastri dan keluarganya. (Jasman Andy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional