Menu

Empat Calon Ka-Da tak Lolos Kesehatan

  Dibaca : 104 kali
Empat Calon Ka-Da tak Lolos Kesehatan
Olly Dondokambey, Christiany Eugina Paruntu, Vonny Anneke Panambunan

Sulut Melenggang Mulus, Bawaslu Berharap Tidak Ada Masalah Krusial

JAKARTA – Tiga bakal pasangan calon (Bapaslon) gubernur dan wakil gubernur (Cawagub) Sulawesi Utara (Sulut) melenggang mulus dalam daftar tidak lolos kesehatan bersama empat bapaslon lainnya di Indonesia.

Ketiga Bapaslon gubernur dan wakil gubernur masing – masing Olly Dondokambey – Steven Kandou (OD–SK) sebagai petahana, Christiany Eugina Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) dan Vonny Anneke Panambunan- Hendry Runtuwene (VAP-HR), dikabarkan aman –aman saja.

Bahkan oleh tim dokter dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Malalayang mengatakan kalau kesehatan ketiga bapaslon berada di atas rata-rata. Artinya, ketiga bapaslon pantas atau layak untuk melanjutkan ke tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) berikutnya.

Sementara Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Ilham Saputra mengatakan, hingga saat ini sudah ada sejumlah bakal calon kepala daerah (Ka-Da) yang tidak lolos tes kesehatan untuk Pilkada 2020.

Para bakal calon itu berada di empat daerah, yakni Kabupaten Barru (Sulawesi Selatan), Kabupaten Majene (Sulawesi Barat), Kabupaten Demak (Jawa Tengah) dan Kabupaten Lamongan (Jawa Timur).

Meski begitu, Ilham tidak merinci berapa bakal calon di daerah-daerah itu yang tak lolos tes kesehatan atau adanya masalah lain yang berimbas pada terganjalnya bapaslon tidak diikutkan pada Pilkada 9 Desember.

Ilham hanya mengatakan, penyebab para bakal calon tak lolos kesehatan bukan menjadi ranah informasi KPU. Sebab, hasil rinci dari tes kesehatan menurutnya hanya diketahui oleh bakal calon dan tim dokter yang memeriksa.

“Soal hasil kesehatan kan informasi yg dikecualikan. Kita hanya menerima hasil (berupa dinyatakan) mampu atau (berupa dinyatakan) tidak mampu. Kami (KPU-red) akan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara di daerah,” kata Ilham.

Menurut Ilham, kejadian itu terkait kondusifitas di daerah jika ada potensi terjadi gesekan akibat gagalnya tes kesehatan salah satu bakal calon dan dapat dimungkinkan oleh berbagai permasalahan.

“Meski begitu KPU akan tetap menerapkan aturan. Tentu kita akan berkoordinasi dengan para pihak tentang kondusifitas daerah yang menggelar Pilkada,” tambah Ilham.

Sementara ketua badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Sulut, Herwyn Malonda berharap tidak ada lagi masalah krusial yang mengganjal pada tahapan rekapitulasi Daftar Pemilihan Sementara (DPS) hingga rekapitulasi Daftar Pemilihan Tetap (DPS).

Harapan itu disampaikan Malonda menyikapi atas kemungkinan terjadinya pendaftaran nama, semisal yang telah meninggal dunia dan memasukkan nama-nama pemilih pemula seperti pensiunan TNI/Polri dan lainnya.

“Yang kita (Bawaslu-red) inginkan adalah keakuratan, konprehensif dan mutakhir. Semua ini dilakukan agar nama – nama yang seharusnya terdaftar tidak kehilangan hak pilih,” tandas Malonda. (ing)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional