Menu

KSBSI Sulut ‘Protes’ UU Cipta Kerja Lewat Dialog

  Dibaca : 24 kali
KSBSI Sulut ‘Protes’ UU Cipta Kerja Lewat Dialog
ASPIRASI DAMAI: Pertemuan dan dialog perwakilan KSBSI Sulut bersama Pjs Gubernur dan Forkopimda tentang UU Cipta Kerja.

MANADO — Sejumlah perwakilan buruh dari Konfederasi Serikat Buruh
Seluruh Indonesia (KSBSI) berdialog langsung dengan Pjs Gubernur Sulut
Agus fatoni, di Ruang C.J. Rantung Kantor Gubernur. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan
sebelumnya dengan perwakilan serikat buruh dan serikat pekerja di
Sulut.

Pertemuan itu dimaksudkan dalam rangka menyampaikan secara tertulis
aspirasi dari serikat buruh di Sulut terkait disahkannya UU Cipta
Kerja.

Fatoni yang dalam kesempatan itu didampingi oleh Kapolda Sulut Irjen
Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Prince
Meyer Putong dan Kadisnakertrans Erny Tumundo  menyambut baik aspirasi
dari para buruh yang dilakukan dengan tertib dengan mau duduk bersama
dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.

“Saya berterima kasih kepada bapak ibu semuanya yang selama ini
menjaga Sulawesi Utara tetap kondusif, aman, damai dan situasi ini
harus kita pertahankan,” kata Fatoni.

Ia berharap situasi Sulut sebagai provinsi teraman dapat terus dijaga
lewat penyampaian aspirasi yang tertib dan damai.

“Karena kita khawatir sekali karena banyak pihak yang menunggu suasana
ini yang kemudian membuat situasi tidak kondusif,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah KSBSI Sulut Jack Andalangi
menyambut baik kesediaan dari pemerintah yang mau menerima aspirasi
dari buruh.

“Saya menyadari suasana kebatinan saat ini adalah suasana yang penuh
kekeluargaan,” katanya. “Kehadiran disini adalah momen dari DPC
tentang apa menjadi seruan dari teman-teman (buruh),” tambahnya.

Diketahui, dalam dialog tersebut Pjs Gubernur Fatoni mendengarkan
semua aspirasi dari serikat buruh soal UU Cipta Kerja serta menerima
pernyataan sikap yang kemudian ditandatangani oleh para buruh.

Fatoni juga menyerahkan masker secara simbolis kepada para buruh
sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam memutus mata rantai
penyebaran COVID-19 di kalangan buruh.(baz/hbm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional