Menu

Rencana Aksi KLA Dimatangkan

  Dibaca : 15 kali
Rencana Aksi KLA Dimatangkan
SERIUSI : Walikota Tomohon Jimmy Eman memberikan sambutan pada sosialisasi rencana aksi daerah KLA dari ruang kerja kediaman wali kota Tomohon.

Walikota: Anak-anak Berhak untuk Hidup dan Memperoleh Pendidikan

TOMOHON – Kota Tomohon telah memperoleh penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dengan kategori tingkat pratama pada tahun 2018 dan 2019. Untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan predikat. Sebab itu, dilakukan sosialisasi rencana aksi daerah yang dilakukan secara daring dari ruang Rapat Bapelitbangda Kota Tomohon.

Walikota Jimmy Feidie Eman SE Ak CA mengatakan, rencana aksi daerah Kota Layak Anak Kota Tomohon disusun untuk mengintegrasikan rencana pembangunan yang berperspektif anak dan ramah anak.

“Integrasi rencana pembangunan melalui rencana aksi daerah KLA melibatkan berbagai stakeholder serta instansi terkait yang erat hubungannya dengan pelayanan publik dan pelayanan dasar yang dibutuhkan oleh anak,” jelas Eman.

Lanjutnya, pertimbangan dasar yang melatarbelakanginya terbentuknya Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak Kota Tomohon secara sosiologis dan normatif dapat dinyatakan bahwa setiap orang dilahirkan merdeka, mempunyai martabat dan hak-hak yang sama.

“Tidak terkecuali seorang anak, dimana hak-hak yang melekat pada dirinya merupakan bagian dari hak asasi manusia, yaitu pengakuan atas martabat yang melekat dan tidak dapat dicabut oleh siapapun,” tegas Eman.

Ia menuturkan, anak-anak berhak untuk hidup, memperoleh pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan hak untuk  menyatakan  pandangannya secara bebas dalam semua hal yang mempengaruhi kehidupannya.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bersama, bahwa RAD Kota Layak Anak merupakan acuan yang komprehensif, sistematis, implementatif dan terukur agar program tersebut bisa diwujudkan menjadi kenyataan,” kunci Eman.

Narasumber dalam sosialisasi yakni Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang, MSc, Tim Akademis DR Robert Winerungan, MSi dari Unima, dan DR Een Walewangko dari Unsrat.(elk)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional