Menu

Wajib, Merawat Kerukunan Jelang Pilkada

  Dibaca : 32 kali
Wajib, Merawat Kerukunan Jelang Pilkada
JAGA BERSAMA: Penyerahan cenderamata oleh Ketua DPD-RI La Nyalla Mahmud Mattalitti kepada Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni.

DPD-RI Gaet Semangat Menjaga Kebersamaan Masyarakat Sulut 

MANADO — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ‘Merawat Kerukunan di Tengah Pandemi Covid-19 dan Pilkada’ di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (16/11/2020). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Mapalus kantor gubernur, dihadiri Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni. Sementara Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti, menjadi keynote speaker sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Pada kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 itu, La Nyalla menjelaskan tujuan utama dari keberadaan DPD RI dilihat dari sejauh mana keberpihakan anggota DPD kepada setiap daerah.

“Keberpihakan kita kepada daerah adalah ukuran utama keberadaan kita sebagai senator,” jelasnya.

Dikatakan La Nyalla, maksud dari kegiatan ini tak lain adalah untuk menciptakan kerukunan umat beragama di masa Pilkada termasuk juga di dalamnya penanganan COVID-19.

“DPD menyelenggarakan kegiatan FGD ini untuk mewujudkan kerukunan beragama melalui Pilkada 2020 di masa pandemi COVID-19,” bebernya.

Menurut La Nyalla, dirinya meyakini dengan terlaksananya pilkada yang aman maka akan menciptakan pemimpin yang berkualitas.

“Kita berkepentingan untuk menghasilkan kepala pemerintahan yang baik, yang menciptakan kemanfaatan, tidak menyalahgunakan wewenang, serta menjaga keterbukaan, kepentingan umum dan pelayanan,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan pilkada, La Nyalla mengusulkan KPU Sulut agar secara proaktif mendatangi setiap pemilih guna mencegah minimnya partisipasi masyarakat saat pilkada 9 Desember nanti.

 “Saya ada sedikit usulan yang mungkin bisa dipakai oleh KPU mencegah jangan sampai nanti pada saat pemilihan tanggal 9 Desember tingkat kehadiran itu di bawah 50% bahkan yang hadir kemungkinan hanya 35 – 40%. Itu hasil survei yang sudah dibuat,” ungkapnya.

“Untuk itu cara mengatasinya saya berharap KPU dengan menggerakkan perangkatnya untuk mendatangi daerah pemilih. Pemilih-pemilih itu didatangi dikasih surat suara, disuruh coblos di situ kemudian dimasukkan dalam kotak. mungkin dengan cara seperti itu lebih banyak pemilih yang akan memberikan suaranya,” lanjutnya.

Sementara Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni dalam sambutannya, menyambut baik kedatangan dari DPD RI di Sulut serta mengapresiasi pelaksanan kegiatan FGD ini.

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan FGD ini serta serangkaian kegiatan strategis dan bernilai penting di Provinsi Sulut,” kata Fatoni.

Dirinya juga menjelaskan langkah yang dilakukan Pemprov Sulut untuk menjaga kerukunan di tengah pandemi COVID-19 dan pilkada adalah dengan terus melakukan koordinasi baik dengan Forkopimda maupun dengan FKUB dan BKSAUA.

“Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka melakukan dan merawat kerukunan di tengah pandemi dan pilkada terus-menerus kita dorong dan kita lakukan bersama-sama,” bebernya.

“Bersama Forkopimda juga kita terus melakukan koordinasi melakukan kerja bersama. Di Sulut ini ada FKUB dan BKSAUA,” sambungnya.

Terkait dengan penanganan COVID-19, Fatoni menuturkan Pemprov Sulut terus berupaya menekan laju penyebaran COVID-19 dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Kegiatan FGD ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, serta pejabat di lingkup Pemprov Sulut.(baz/hbm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional