Menu

Sangihe Ekspor 401 Kg Tuna ke Jepang

  Dibaca : 47 kali
Sangihe Ekspor 401 Kg Tuna ke Jepang
Geric Lumiu

SANGIHE — Kepemimpinan Bupati Jabes E Gaghana dan Wakil Bupati Helmud Hontong, menahkodai Kabupaten Sangihe, tidak perlu diragukan lagi. Terbukti, ragam capaian membanggakan terus digapai dalam kurun waktu setahun terakhir. Teranyar yakni ekspor tuna ke Jepang. Diketahui, setelah pengiriman perdana awal Oktober lalu, ternyata per 10 November lalu, ekspor ikan berlabel Sangihe sudah kembali dilakukan, lewat jalur tol laut. Kepala Kantor (Kakan) SKIPM Tahuna Geric Lumiu ketika ditemui awak media, ikut membenarkan hal ini. “Kita sudah kirim kembali kurang lebih seratus sembilan puluh lima kilo ikan Tuna kualitas A,” ujarnya. Lanjutnya, pengiriman tersebut atas nama PT. Perindo Dagho, dengan mengekspor Tuna berjenis Yellow fin sebagai komoditi dominan, dan juga ada yang berjenis big eye. “Untuk harganya, dihitung 1.000 Yen per kilo. Dan kalau kurs mata uang yen hari ini senilai 135,52 Rupiah persatu Yen, maka dapat dihasilkan sekira 135.520 Rupiah dalam setiap kilonya ketika dilelang di Jepang, dibanding harga lokal yang berkisar pada harga Rp 70.000,” beber dia. Namun, sebenarnya sebelum adanya ikatan kerja sama antara Sangihe dengan pihak di Jepang, masyarakat Sangihe sudah lebih dahulu punya keterikatan ekspor ikan ke Filipina, dengan kurang lebih 10 jenis ikan, baik tuna, maupun beragam jenis ikan karang seperti kerapu dan kakap, dengan harga bervariasi mulai dari Rp. 60.000 per Kg untuk ikan karang kualitas baik, dan kurang lebih Rp. 90.000 untuk tuna grade A. “Namun sayang, dengan adanya kebijakan lockdown dari pemerintah Filipina per tanggal 28 Februari, maka kegiatan ekspor ke negara tetangga dimaksud, harus dihentikan dan bertepatan dengan dibukanya jalur penerbangan Manado – Narita, maka kegiatan tersebut berlanjut dengan pihak di Jepang,” tandasnya. Untuk meningkatkan kegiatan eksport Tuna di Sangihe, dirinyapun mengaku akan terus berusaha membuat terobosan, salah satunya dengan mengundang pihak Kepala Badan Karantina pusat, kepala bea cukai Manado dan sejumlah exportir yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan ekspor ikan di Sangihe, Sabtu (05/12/20), dalam giat bertajuk akselerasi percepatan ekspor. “Sehingga melalui kegiatan tersebut, sangat diharapkan terbukanya potensi-potensi baru yang kesemuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Sangihe, terutama bagi kaum nelayan Tuna,” pungkasnya. (ger)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional