Menu

Pengolahan Kelapa di Sangihe Bakal Lebih Maju

  Dibaca : 39 kali
Pengolahan Kelapa di Sangihe Bakal Lebih Maju
TINJAU LANGSUNG: Bupati Jabes E Gaghana, saat mendatangi PT. Nucla Agro.

SANGIHE — Perkebunan Kelapa sebagai salah satu komoditi andalan masyarakat Sangihe, nampaknya bakal kembali menguat. Hal ini bisa dibuktikan dengan kehadiran PT. Nucla Agro yang saat ini  secara nyata melirik potensi perekonomian berbasis pengolahan bahan baku ikon Sulawesi Utara ini. Hal ini diketahui dalam kunjungan Bupati, Jabes Ezar Gaghana bersama sejumlah kepala OPD di pabrik pengolahan di kampung Kalasuge, Tabukan Utara. Namun demikian, pantauan Indo Post, saat ini pergerakan PT Nucla Agro masih sebatas pemanfaatan limbah serabut kelapa yang notabene sering diabaikan oleh para petani kelapa Sangihe, selain bahan pembuatan ikan fufu. “Padahal, bahan baku sabut kelapa di Sangihe sangat melimpah. Serabut kelapa jika diolah, bisa dijadikan coco viber dan coco peet,” aku M. Syahrul, CEO Nucla Agro, ketika ditemui awak media, kemarin. Saat ini ujar dia, investasi yang telah dikeluarkan pihaknya telah mencapai kurang lebih 100 miliar, yang nantinya akan mencakup fase kedua dan ketiga pabrik pengolahan, mulai pemanfaatan sabut yang prakiraannya akan dimulai pada awal tahun depan, pemanfaatan tempurung, hingga daging kelapa, nantinya. “Lebih spesifiknya, untuk fase dua dan tiga akan ada pengelolaan tepung dan minyak serta coco charcoal,” sebut dia. Diapun mengungkapkan jika nantinya, dengan kehadiran PT. Nucla Agro diharapkan masyarakat Sangihe dapat memiliki pekerjaan dengan pembayaran sepadan, setelah sekian lama terbiasa dengan permainan harga pasaran kelapa yang berat sebelah. “Dan itu sesuai dengan komitmen kami, dimana dari total pekerja di Pabrik, akan ada 80 persen dari warga lokal. Yang diambil dari luar, hanya jika tidak ditemukan pekerja dengan keahlian tertentu,” kuncinya. Potensi perkembangan di sektor perkebunan kelapa ini pun diakui orang nomor satu Tampungang Lawo, Jabes Ezar Gaghana. Menurut dia, dengan adanya perusahaan tersebut sangat diharapkan ada solusi dalam mengurangi angka pengangguran di Sangihe. “Untuk manfaatnya bagi masyarakat tentu sangat besar mulai dari penyerapan tenaga kerja serta perubahan mind set para petani yang masih berpatokan pada tanaman kelapa yang biasa ditemukan di Sangihe,” ujar Gaghana. Dengan adanya PT Nucla Agro yang ternyata juga bakal membudidayakan kelapa Vietnam, lanjutnya, masyarakat bisa berubah dalam teknik pengolahan dan memanfaatkan varietas kelapa Vietnam yang mana pohonnya lebih rendah, namun memiliki masa panen lebih singkat ; yang hanya tiga tahun. “Jadi ada banyak keuntungan yang bakal diserap masyarakat Sangihe, dari hulu hingga ke hilir, mulai dari sektor pekerja, perekonomian, hingga inovasi-inovasi pemanfaatan kelapa Sangihe. Makanya, pemerintah secara tegas menyatakan siap mempermudah setiap perizinan yang ada, dan hari ini kami buktikan dengan kedatangan OPD-OPD terkait,” kuncinya. (ger)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional