Menu

Pupuk Kembali Langka di Boltim

  Dibaca : 55 kali
Pupuk Kembali Langka di Boltim
Mat Sunardi

Petani Rela Membeli Pupuk Mahal

BOLTIM-Tidak sedikit petani mengeluhkan, sulitnya mendapat pupuk bersubsidi. Bagaimana tidak, karena jenis pupuk bersubsidi hanya untuk petani yang masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) saja. Sementara, ada sekian banyak petani lainnya  dinilai sangat layak menerima pupuk bersubsidi, tidak bisa karena belum ada RDKK.  Mau tak mau, mereka harus membeli jenis pupuk non subsidi meski harganya lebih mahal dari pupuk subsidi.

Seperti diungkapkan beberapa petani di wilayah Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ketika bersua dengan wartawan baru-baru ini. Kata mereka, RDKK tidak menjawab kebutuhan semua petani. Sebab sudah terbukti, banyak petani pemilik dan pengelolah lahan yang hanya dibawah dua hektar harusnya layak mendapatkan pupuk bersubdisi.

Sayangnya, karena tak memiliki RDKK, akhirnya mereka  mengandalkan saja pupuk non subsidi ataupun pupuk kandang yang harganya lebih murah.” Padahal kami petani pengolah memiliki lahan. Butuh sekali pupuk bersubsidi. Tetapi tidak bisa karena tidak masuk RDKK,” keluh beberapa petani yang enggan nama mereka disebutkan.

Menanggapi hal demikian, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boltim Mat Sunardi saat dikonfirmasi wartawan belum lama ini mengatakan bahwa memang pupuk bersubsidi semakin terbatas. Lagi pula, pendistribusianya tidak dijual bebas. Hanya kepada petani yang masuk dalam RDKK. Itu pun sudah ada pembatasan sesuai dengan keberadaan lahan dibawah dua hektar.

Sunardi mengaku, pupuk bersubsidi untuk petani  mulai dibatasi pemerintah. “ Memang pemerintah mulai membatasi produksi pupuk bersubsidi. Lama kelamaan akan habis dan semua petani akan menggunakan pupuk non subsidi,” terangnya.

Senada disampaikan Sunardi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boltim Dr. Sonny Warokka,PhD mengakui, bahwa kuota pupuk bersubsidi belum mengakomodir kebutuhan semua petani. Tak heran, masih banyak yang mengeluh tak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi disebabkan tidak masuk RDKK.“ Tapi soal sedikit banyaknya pupuk bersubsidi, sebetulnya Distributor yang paling tahu. Akan tetapi, Pemerintah Daerah lewat Dinas Pertanian akan berupaya berkoordinasi dengan Distributor, agar ada solusi pupuk bersubsidi dapat mengakomodir kebutuhan petani yang layak menerimanya,” ungkap mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Boltim ini. Hingga berita ini diturunkan, Distributor  pupuk bersubsidi untuk wilayah Boltim dan Minsel belum dapat dikonfirmasi.(mel)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional