Menu

Dinkes Sangihe Belum Terima Vaksin COVID-19

  Dibaca : 39 kali
Dinkes Sangihe Belum Terima Vaksin COVID-19
SINERGI: Suasana rapat persiapan pemberian vaksin.

SANGIHE — Meski informasi soal pendistribusian vaksin ke daerah kian santer diberitakan, namun Pemkab Sangihe melalui Kepala Dinas Kesehatan, dr Joppy Thungari, mengaku belum mendapat alokasi vaksin. “Kita masih dalam tahap persiapan, termasuk menyiapkan lokasi penyimpanan agar ketika vaksin sudah tiba, kita sudah lebih mudah mengambil tindakan,” kata Thungari di sela-sela Rapat Sinkronisasi dan Sosialisasi untuk menyelaraskan teknis persiapan pelayanan vaksinasi COVID-19 bersama fasilitator kesehatan yang ditetapkan pemerintah di ruang serba guna rumah jabatan Bupati, Senin (11/01/21). Dikatakannya lagi, apabila vaksin sudah tiba, maka yang menjadi prioritas di tahap awal ini adalah tenaga kesehatan (Nakes) di masing-masing Puskesmas. “Oleh karena itu, sambil kita mematangkan persiapan, kita juga telah menginstruksikan semua Puskesmas agar memasukkan nama-nama yang siap untuk divaksinasi,” ujarnya. Lebih lanjut, pria yang juga merupakan juru bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID-19 Kabupaten Sangihe ini mengatakan, untuk teknis pelaksanaan vaksin kepada Nakes dan pendukung lain diperkirakan bakal diterima dalam minggu ini, dan ada beberapa petunjuk teknis yang wajib diikuti. ”Jadi untuk pelaksanaan Vaksin, nantinya akan dilaksanakan di dalam puskesmas, dan teknisnya adalah akan ada 4 meja yang harus disiapkan; yakni meja pertama untuk pendaftaran, meja kedua untuk screening tekanan darah dan faktor lain untuk memastikan peserta akan divaksin, ditunda, atau dibatalkan pelaksanaan vaksinnya,” terangnya. Dan untuk meja ketiga, lanjut dia, digunakan untuk pelaksanaan vaksin. “Meja terakhir untuk observasi selama 30 menit, mencegah jika ada efek samping dari vaksinasi,” kuncinya. Sekadar diketahui, dari 4 tahapan yang akan dilakukan, sekira 1227 Nakes yang akan menerima vaksin pada tahapan pertama untuk kemudian dilanjutkan dengan pelayan publik pada tahap kedua, masyarakat rentan pada tahap tiga, dan masyarakat umum pada tahapan terakhir. (gus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional