Menu

KRI Kakap Tangkap Kapal Penangkap Ikan

  Dibaca : 26 kali
KRI Kakap Tangkap Kapal Penangkap Ikan

Angkut 11 Imigran Gelap Tanpa Dokumen Resmi Masuk Indonesia

MANADO — Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) Donar Philip Rompas menyerahkan dugaan tindak pidana perkara keimigrasian dan kepabeanan yang dilakukan KM Rumbi II kepada Imigrasi dan Bea Cukai Bitung. Penyerahan dilakukan di Gasebo Disyahal Lantamal VIII, Jalan Samuel Languyu Aertembaga, Bitung.
KM Rumbi II merupakan kapal yang ditangkap KRI Kakap-811 beberapa waktu lalu dan diserahkan kepada penyidik Lantamal VIII. Setelah dilakukan penyidikan diduga kuat kapal tersebut melakukan tindak pidana pelayaran.
Danlantamal VIIIĀ  mengatakan, tugas TNI Angkatan Laut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai ketentuan hukum nasional dan hukum internasional yang telah diratifikasi. “TNI AL dalam hal ini Lantamal VIII mempunyai kewenangan penyidikan, sedangkan untuk tindak pidana keimigrasian dan kepabeanan merupakan kewenangan PPNS Imigrasi dan PPNS Bea Cukai. Oleh karena itu melalui koordinasi dengan instansi terkait, pada kesempatan tersebut Lantamal VIII menyerahkan perkara ini kepada PPNS untuk ditindaklanjuti,” terangnya.
Lanjut Danlantamal, sebagai sesama aparat penegak hukum khususnya di laut, hendaknya selalu dan tetap menjalin hubungan kerja sama serta bersinergi dalam penanganan permasalahan di laut sesuai tugas pokok masing-masing. Agar secara maksimal mampu mengamankan wilayah perairan yurisdiksi nasional terhadap pelanggaran/kejahatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. “Penyerahan perkara kepada pihak PPNS Imigrasi dan PPNS Bea Cukai di awal tahun 2021 ini, dapat menjadi momen yang baik dalam mengawali tugas sebagai penegak hukum di laut. Terima kasih untuk koordinasi yang baik yang telah terjalin selama ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut Lantamal VIII menyerahkan berkas awal dugaan tindak pidana keimigrasian beserta 11 orang warga negara Filipina penumpang KM Rumbi II dan berkas awal dugaan tindak pidana kepabeanan beserta beberapa barang bukti. (air)
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional