Menu

Ada Oknum Catut Nama Dinas Dukcapil, Bawa Surat Pernyataan untuk Ditandatangani Pemilih Pengguna Suket

  Dibaca : 17 kali
Ada Oknum Catut Nama Dinas Dukcapil, Bawa Surat Pernyataan untuk Ditandatangani Pemilih Pengguna Suket

Kepala Dukcapil Boltim: Kami Tidak Pernah Mengeluarkan Surat Begitu

BOLTIM- Nama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Boltim dicatut oknum tertentu. Oknum tersebut mengaku sebagai pegawai honorer di instansi tersebut dan membawa surat pernyataan untuk ditandatangani pemilih yang menggunakan surat keterangan pada Pilkada 9 Desember lalu.

“Kita so ada KTP, tapi kita pe nama ada di daftar belum ba rekam. Meilan (oknum yang mengaku honorer Dinas Dukcapil) bilang dia ba honor di Capil (Dinas Dukcapil). Yang ba suru pa dia Pak Hendra. Pak Hendra bilang pi cari ini orang-orang Modayag ini,” kata Fazriawati Andi Condang, warga yang diminta menandatangani surat pernyataan bermaterai oleh oknum yang mengaku honorer di Dinas Dukcapil tersebut.

Menurutnya, oknum tersebut mengatakan kepada dirinya bahwa surat pernyataan itu berisi soal penjelasan sudah memiliki KTP.

“Dia suru tanda tangan itu surat. Surat itu menyatakan bahwa kita so ada KTP. Abis tanda tangan dia langsung ambe itu kertas. Abis itu dia suru pangge kita pe tamang depe nama Sri Ningsih Lagaruda,” ujarnya.

Terkait hal itu, dirinya mengaku keberatan karena sudah terlanjur menandatangani surat pernyataan tersebut.

“Dia bilang surat pernyataan itu bahwa so ba rekam. Padahal isi surat itu menjelaskan bahwa memilih di tanggal 9 Desember menggunakan surat keterangan manual. Padahal kita ada undangan deng KTP. Kita keberatan karena ada ba tanda tangan surat yang nda sesuai depe isi itu. Ada cari di rumah pa dia so nda ada,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Rusmin Mokoagow, mengaku tidak pernah mengeluarkan surat pernyataan seperti yang dibawa oknum tersebut.

“Tidak ada. Kami tidak pernah mengeluarkan surat begitu. Kemudian juga tidak ada honorer kami yang bernama Meilan,” kata Rusmin.

Menurutnya, jika oknum tersebut benar mengatasnamakan honorer Dinas Dukcapil, pihaknya akan membawa persoalan itu ke ranah hukum.

“Kalau ini benar, akan kita laporkan ke polisi karena sudah mencatut nama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” jelasnya. (Gry)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional