Menu

Stok Darah ‘Drop’ Akibat Pandemi

  Dibaca : 23 kali
Stok Darah ‘Drop’ Akibat Pandemi
Steven Kandouw

MANADO — Pandemi COVID-19 ternyata turut memberi dampak pada persediaan darah Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara. Sepanjang masa pandemi, stok darah terus menipis.

“Kendala yang dihadapi PMI di masa pandemi yaitu stok darah. Di mana selama tahun 2020, tidak sampai 50 persen. Karena yang memberikan atau yang menyumbang darah turun hampir 60 persen. Ini situasi sangat berbahaya. Di satu sisi Pemerintah Provinsi Sulut dan pemerintah kabupaten/kota banyak mendirikan rumah sakit tapi ternyata pemenuhan kebutuhan darah masih kurang,” ungkap Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut Steven Kandouw, saat memimpin rapat perdana tahun 2021 bersama pengurus PMI Sulut di Kantor Gubernur Sulut.

Wagub Sulut ini pun mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menggalakkan donor darah. “Makanya saya sendiri tiap hari terima, minta orang bantuan untuk sumbang darah. Karena apa? Stok darah tidak ada karena COVID-19 jadi orang takut datang ke unit transfusi darah untuk menyumbang,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Wagub kandouw optimis kinerja PMI Sulut pada tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya dengan mengoptimalkan teknologi digital.

“Secara institusi tahun ini harus lebih bagus dari tahun lalu dan tahun depan harus lebih bagus dari tahun ini. Banyak harus disempurnakan kalau di pemerintahan sudah e-Government maka PMI harus juga mengarah ke sana rapat harus siap secara virtual,” kata Kandouw.

Ia juga meminta jajaran PMI kabupaten/kota dan relawan terus memperkuat sinergitas sehingga pekerjaan untuk kemanusiaan lebih ringan karena saling menopang dengan terus mensosialisasikan promosi kesehatan dengan selalu menjaga perilaku kesehatan serta kebersihan di tengah pandemi COVID-19.(baz/hbm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional