Menu

Bupati Bolsel Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 10 Persen di Tahun 2022

  Dibaca : 103 kali
Bupati Bolsel Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 10 Persen di Tahun 2022
IPBOLSEL — Pemkab Bolsel menargetkan angka stunting di Bolsel turun menjadi 10 persen pada tahun 2022. Hal itu disampaikan Bupati Hi Iskandar Kamaru, dalam
rapat koordinasi dan evaluasi penanganan stunting se-Sulut. Dirangkaikan dengan
penilaian kinerja tahun 2021, terhadap 4 Kabupaten Lokus Konvergensi Penanganan Stunting tahun 2020 se-Sulut ini, berlangsung di Hotel Luwansa Manado, Rabu (2/6/21).
Dalam presentasenya, bupati mengatakan,  prevalensi stunting di Bolsel tahun 2018 berjumlah 50,1persen. Angka tersebut terus mengalami penurunan. Tahun 2019 33persen, tahun 2020 14persen dan ditargetkan tahun 2021 turun menjadi 12persen. “Tahun 2022, kita targetkan menjadi 10persen. Membangun Jamban menjadi Intervensi program penurunan stunting di Bolsel. Hingga tahun 2020, sudah Seribu Dua Ratus satu unit yang dibangun,” paparnya. Menurut bupati, Bolsel telah melaksanakan 8 aksi konvergensi stunting, tahun 2020 lalu. Hal itu katanya, untuk menyelaraskan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian kegiatan lintas sektor. “Pelaksanaannya sudah dilaporkan melalui web Monitoring Direktorat Jendral Bina Pembangunan Daerah-Kemendagri,” kata pasangan Wabup Deddy Abdul Hamid ini
Tahun 2021 lanjutnya,  Pemkab Bolsel telah menyiapkan anggaran sekira Rp17 milyar untuk penanggulangan stunting. “Sedangkan tahun depan kita akan siapkan Dua puluh Tujuh miliar lebih,” kata bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Steven Kandouw mengatakan, penanganan stunting sesuai arahan Presiden Joko Widodo. “Penanganan stunting paling efektif dilakukan sejak usai dini. Berikan formula berupa susu dan kunjungan ke Posyandu dalam Tiga bulan pertama di masa Balita,” kata Wagub. Dikatakannya, Rakor dilaksanakan untuk mengantisipasi prevalensi stunting di Sulut. “Semoga kegiatan ini menimbulkan rasa ingin bersaing antar Kepala Daerah se Sulut dalam penanganan stunting,” ujarnya.
Sekadar diketahui, dalam kegiatan tersebut Bupati Hi Iskandar Kamaru hadir didampingi Sekda Arvan Ohy dan Kaban Bapelitbangda Harifin Matulu. (lel)
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional