Menu

Astaga, Sopir Perkosa Siswi SMA Hingga Berulang Kali

  Dibaca : 50 kali
Astaga, Sopir Perkosa Siswi SMA Hingga Berulang Kali
ILUSTRASI

MANADO – Seorang lelaki berinisial JM alias Jumadil (46), salah seorang warga di Kecamatan Mapanget, terpaksa mendatangi pihak yang berwajib. Dihadapan petugas, buruh bangunan ini melaporkan tindak pidana perbuatan cabul terhadap korban sebut saja Melati (15). Perbuatan itu dilakukan pelaku berinisial AP alias Alfianto (30-an), warga yang sama, di rumah yang berada di Kecamatan Mapanget.

Informasi yang dirangkum, awalnya kejadian tersebut terbongkar setelah orang tua mengintrogasi anaknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Dimana atas pengakuannya awalnya korban sedang menunggu ojek, dengan maksud hendak ingin mengantar bukunya ke sekolah.

Namun saat itu tidak ada ojek yang lewat. Pelaku dengan menggunakan sepeda motor datang menghampir korban dan menawarkan diri untuk mengantar korban ketempat tujuan. Dengan polos korban mengiayakan tawaran dari pelaku dan langsung naik ke sepeda motor tersebut.

Saat dalam perjalanan, pelaku yang kesehariannya sopir ini malah tidak mengantarkan korban ke tempat tujuannya. Mahalan hanya membawa korban ke tempat kos milik pelaku. Saat dalam perjalanan korban sempat berterik meminta tolong, sambil menarik rambut dan memukul badan pelaku. Namun pelaku terus memacu kendaran yang dikendarainya.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku menarik dan langsung membanting korban di dalam kamar sehingga korban terlentang. Lihat korban sudah tak berada, pelaku kemudian langsung melucuti celana korban dengan paksa dan menyetubuhi korban sebanyak satu kali.

Usai melakukan aksinya, pelaku pun mengatakan agar hal tersebut ini jangan diberitahukan kepada orang lain. Diketahui perbuatan tersebut sudah dilakukan berulang kali di tempat yang sama. Geram dengan perbuatan yang dilakukan pelaku terhadap anaknya. Orang tua korban langsung melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Taufiq Arifin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut itu. “Laporannya sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan unit Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA),” pungkasnya. (ndy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional