Menu

Polsek Tagulandang Bawa Peti Mati Saat Tegakan Disiplin Prokes

  Dibaca : 190 kali
Polsek Tagulandang Bawa Peti Mati Saat Tegakan Disiplin Prokes

IPSITARO — Kepolisian Sektor (Polsek) Tagulandang bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sitaro, terus melaksanakan kegiatan Yustisi, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro.

Ini dilakukan sebagai upaya penegakan disiplinan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Pantauan wartawan media ini, giat Yustisi KRYD dan PPKM berskala mikro kali ini digelar berbeda dengan sebelum-sebelumnya.

Menariknya, giat kali ini, personel Polsek Tagulandang membawa peti mati.

Kapolsek Tagulandang, Iptu Rudhan Kasenda, melalui Waka Polsek Ipda Dedy Matahari, SH mengatakan, alasan pihaknya membawa peti mati saat sosialisasi ataupun imbauan kepada masyarakat adalah hendak menunjukkan konsekuensi akhir saat warga tidak patuh pada Prokes.

“Pada intinya, masyarakat harus tahu, bahwa jika tak patuh Prokes, maka bukan tidak mungkin akan berakhir di peti mati tersebut, dan pastinya sudah bukan rahasia lagi bahwa virus ini sudah banyak merengut nyawa,” kata Matahari.

Dikatakannya lagi, ide membawa peti bukanlah untuk menakut-nakuti masyarakat.

“Negara tidak sedang menakuti rakyatnya, tetapi negara sedang mengingatkan bahwa COVID-19 bahayanya adalah berujung kematian,” tuturnya.

“Jadi patuhi protokol kesehatan, pake masker harga mati, nyanda pake masker torang mati,” kuncinya.

Sekadar diketahui, peti mati tersebut diarak sepanjang jalan Kelurahan Bahoi-Balehumara, serta dipajang di pasar 66 Tagulandang saat penegakan disiplin Prokes.

***Gustap Pansing

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional